RSS

YOU ARE SPECIAL

Title            : “YOU ARE SPECIAL”

Author         : chasu

Genre          : romance

Main Cast    : Kim myungsoo -Lee sungjong -Bang minah ( girls day )

Disc             : God,parent,infinite, girlsday and story is mine ;D

Rating                   ; T

Words         : 2.500

 

Heyyo …Buat anniversarry MyungJong Couple  saya bawa ff yang sangat ga nyambung, sebenarnya saya mau bikin ff dengan tema keartisan (?) yang berhubungan dengan peran serta member infinite, tapi hasilnya malah jauh dari harapan. Pemikiran yang gak sesuai sama keinginan ToT dan akhirnya saya malah pake tema cerita remaja.  jehehe …  Yosha!  Semoga ff saya  ga ngecewain, syukur-syukur kalo ada yang mau baca. ^^

 

Warning : YAOI (BOY X BOY), typo(S) everywhere and other..

Don’t like? don’t read! ~-~

 

Happy reading ~~~

 

 

 

Bad Summary :  Dulu, aku hanya memandangmu dengan kadar kekaguman yang biasa. Namun, seiring berjalannya waktu, setiap jam, menit, detik yang kulalui bersamamu seolah membuat sepasang mataku terbalik. Kadar kekaguman yang ada malah semakin menjadi-jadi.  Kau layaknya seorang bidadari cantik yang  merambat menjadi pahlawan bagi orang-orang sekitarmu. Kau korbankan apa yang kau miliki, tanpa berpikir bahwa kau akan mendapat kerugian dari semua itu. Kau meneteskan banyak air mata setelah kau melihat mereka. Kau datang padaku, kau meminjam bahuku sebagai tempat bersandarmu. Dan sejak saat itulah, aku membuat janji bahwa aku akan menjaga mu. Dan akan ku pegang janji itu hingga akhir hayatku.-KIM MYUNGSOO-

 

 

= Myungsoo PoV=

 

Musim panas kali ini adalah musim panas terindah Karena dimusim ini Aku memiliki matahari kecil yang bersinar terang memberikanku kehangatan. Di sisi lain, Dia juga bagaikan meteor yang jatuh menghantam lubuk hatiku yang paling dalam, menghapuskan kegelapan yang bersarang di dalam diriku.

 

“BOO! Duar… ! “sapaan riang yang mengejutkan, sangat mngejutkan dan juga … aneh?… yang sudah tak sabar kutunggu sedari tadi kini kudengar, dia sangat ceria seperti biasanya. Aku membalas sapaan cerianya walaupun hanya dengan senyum yang paling manis, menurutku.

Namja cantik nan manis bak gulali merah muda ini bernama Lee sungjong, Dia telah menjadi kekasihku, kami saling mengenal sudah sangat lama tapi berpacaran sejak awal musim panas.

 Sungjong memandangku sejenak lalu membuka mulutnya yang terkatup dan bersuara “myungie, tidak lelah kah kau selalu menunggu di depan pintu rumahku setiap paginya?” dia bersandar di daun pintu  “Kau tahu, Kau bisa saja dikira penguntit atau semacamnya. kenapa kau menolak saat kusuruh menunggu di dalam?.” tanyanya. Kutatap dirinya. Oh tuhan, mengapa dia begitu indah! Senyumannya menghangatkan hatiku, suaranya bagaikan lantunan lagu romantis penyemangat pagi. Dia adalah penebar benih kebahagiaan, melihat wajah polos tanpa make up yang sangat menonjolkan kesederhanaan seperti ini saja membuatku merasa sangat bahagia. Apakah kecantikannya yang sederhana ini adalah titisan dari dewa Afrodit ?

 

Kutarik dia yang bersandar di  daun pintu lalu kugandeng tangannya, kaki kami melangkah seirama “aku takut-“ sahutku “- karena bisa saja aku tak bisa mengendalikan diri” lanjutku asal sambil  menggaruk tengkuk yang tidak gatal. “Dan … aku terpaksa selalu menjemputmu.”   Jawabku dengan intonasi yang datar.

 

“M-mwoya? Takut? Terpaksa? “ Dia menatap kesal padaku, “yaish! aku tidak pernah memaksamu! Ck’ menyebalkan, Sana pergi duluan! Aku tidak mau berangkat  denganmu!” Dia mengomel seperti remaja wanita yang sedang kedatangan ‘tamu’. Sedangkan Aku tertawa, ‘dia sangat manis.’ Saat dia marah matanya akan membulat,dengan bibir yang dikerucutkan lucu. Aku bertepuk tangan seraya tertawa, saat kulihat ekspresi marahnya mulai menyeramkan aku pun bersuara. “aku terpaksa … karena aku takut ada namja lain yang akan mendekatimu saat kau diperjalanan . aku sangat tahu kau ini orang yang seperti apa! kau adalah orang yang sulit mengatakan kata‘tidak’ .jadi saat mereka menggodamu, mereka kemudian bisa saja mengajakmu pulang bersama nantinya dan kau hanya mengiyakan!. Kau itu kekasihku jadi tak ada yang boleh melirikmu, menyentuhmu bahkan berkeinginan memilikimu. Tak ada! Sedikitpun tak boleh!” tegasku, wajahnya –sungjong- berubah menjadi semerah tomat.

 

Kemudian aku menggandeng tangannya lagi, tangan lembut yang membuatku tak pernah ingin melepasnya.

“Sungjongie, mau ini?” kusodorkan salah satu hal yang paling di sukainya, lemon candy. Dia selalu bercerita betapa mengagumkannya permen lemon itu, begitu banyak pujian hanya untuk sebuah permen,.ah! Sangat lucu, bukan? Bahkan mungkin terlalu lucu sehingga aku saja tak bisa tertawa untuk itu.

“eum!” dengan tak sabar tangannya membuka bungkusan permen lemon yang ku berikan, lalu “ kyaaa~ mashita …” riangnya.

 

DEG!

 

“Oh Tuhan, jangan biarkan jantungku melompat kemudian berlari dari organ tubuhku lalu mengikuti lari seratus meter akibat melihat ekspresi lee sungjong ini..”

 

Aku berkomat-kamit dalam hati, membaca doa-doa agar keselamatan jantungku tetap terjaga dari serangan –manisnya ekspresi lee sungjong-

Sungjong menatap heran padaku, saat aku menyadari tatapan heran nan polosnya, aku memalingkan wajahku, aku tak tahan melihatnya! Aku seperti di ceburkan kedalam lautan gula-gula yang tentu saja sangatlah manis.

 

 

“myungie … kenapa kau mau berpacaran dengan orang biasa sepertiku?” betapa terkejutnya aku, aish! Anak polos ini, mengapa bertanya hal seperti itu! “Aku hanya orang yang sederhana. Apa yang ada dalam diriku terlalu berbeda dengan yang  ada didalam dirimu. Kau sempurna sedangkan aku tak ada apa-apanya.” Setan apa yang sedang merasuki sungjongku?!.

 

Aku menghirup udara sejenak, berusaha menetralkan jantungku. Kemudian, “apa kau masih ingat teman sekelas kita yang ingin bunuh diri ? bang minah! Orang yang kau sebut teman itu!“ sambarku.

 

“eo!” angguknya, raut wajahnya langsung terlihat khawatir. “ ada apa dengan dia?” Sungjong  mengeyampingkan pertanyaan pertamanya  tadi dan dia menyodorkan pertanyaan kedua. “kenapa menanyakannya,uh? Kenapa?” sungjong memberikan rentetan pertanyaan.

 

“Bukan apa-apa, aku hanya mengingat apa yang telah kau lakukan padanya dulu.”dengan langkah kaki yang pasti, kami berjalan bersisian. Sesekali kutatap wajahnya, sekarang dia terlihat memikirkan sesuatu , beberapa detik setelahnya dia menjentikkan jari lalu mengangguk lucu, dan gambaran wajahnya seolah berkata   –Aku ingat, Memangnya kenapa?-     aku yang mengerti maksud tersebut, berucap“ aku suka gayamu saat Kau dengan beraninya mendatangi dia keatap sekolah dan memarahinya karena dia ingin bunuh diri” aku menyengir, tersimpan perasaan kagum dan juga lucu dalam cerita lama tersebut. Jangan kalian kira aku mengalihkan pembicaraan sungjong karena aku bertanya tentang ‘kasus bang minah’, kalian akan tahu maksud pembicaraanku jika kalian mendengarkan dengan baik.

 

 

 

*FLASBACK ON*

 

 

“BRAKK”

 

 

Suara Sebuah pintu yang di dobrak dengan sangat kasar oleh seorang yeoja, ah! Bukan, dia seorang namja! namja cantik itu terengah-engah karena dia habis berlari menuju tempat ini, dia berjalan mendekati yeoja yang sedang berteriak frustasi dengan wajah berderai air mata dan rambut yang acak-acakan. Namja cantik itu berteriak dengan wajah yang sangat menyeramkan kepada si yeoja.

“YAK! Sekiya! Kau mau apa,uh?”

 

Si yeoja masih setia berdiri dalam posisinya. Saat ia mendengar suara sentakan keras tersebut dia cukup terkejut, lalu “PERGI! JANGAN MENDEKAT! ATAU AKU AKAN MELOMPAT SECEPATNYA! SEKARANG JUGA!” ancam si yeoja dengan posisi membelakangi si pendobrak pintu. Dia adalah–bang minah-  yeoja yang sekelas dengan si namja cantik, Minah adalah salah satu anak yang memiliki kepamoran di sekolah ini. Dia tergabung dalam sebuah geng anak-anak populer yang berpatokan pada kekayaan,kecantikan dan kesombongan dari tiap orangnya. Sejujurnya, karena kepopuleran mereka itu, banyak anak-anak yang tergolong dalam kategori ‘anak biasa’ malas berteman dengan mereka.  

Yeoja itu -Bang Minah- berdiri tepat diujung pembatas berbahan semen kasar, dengan kuda-kuda siap untuk melompat.

 

“Tsk’ kau mau mati, minah-ssi? … Ah! Silahkan, silahkan! Aku akan menjadi penonton disini. “ namja cantik itu menyunggingkan senyuman yang meremehkan.

 ” Aku ingin tahu bagaimana rasanya melihat orang bunuh diri di depan mata, apakah akan mengharukan? Emm- “  dia menyentuh bibirnya, berlagak sedang berpikir “-atau mungkin akan sangat menyenangkan? ”  sungjong. Namja manis yang sedang berucap itu adalah lee sungjong, namja manis dengan keberanian berlebih. Jika kau lihat penampilannya, mungkin kau akan samar-samar melihat dia sabagai seorang yeoja. Rambut hitam pekat lembut yang panjangnya seleher dengan poni yang lumayan panjang, mata bulat, hidungnya nan mancung, Bibirnya yang tebal berwarna merah buah cherry, dan  tubuh yang langsing bak seorang model.

 ‘saat rasa emotional menguasaimu maka logikamu tak akan berguna’ inner sungjong.

Sungjong menatap tajam minah, “Oh,lihatlah ratusan orang yang menunggumu dibawah sana, mereka ingin menyelamatkanmu?  Aigo aigo!! Mereka ternyata bodoh sepertimu!” sungjong berucap sarkastis, sungjong menyadari perubahan raut wajah minah. Kesal,takut,ragu-ragu, semua terlihat campur aduk.

 

 Ucapan sungjong yang seperti itu cukup mempengaruhi otak sarafnya. Kata-kata tegas yang dilontarkan sungjong ternyata mendapatkan reaksi dari saraf sensorik dan mengirimkan output ke otot dan secara perlahan yeoja  itu merubah posisinya, dia berdiri menghadap sungjong. Tatapan kesedihan benar-benar terpancar diwajahnya. Dia terlihat menciut mendengar sungjong marah-marah. Minah benar-benar tak menyangka, lee sungjong yang dia kira seorang namja lemah lembut yang tidak mengenal emosi ternyata bisa se-menekutkan itu dengan kata-kata tajamnya.

 

“Huks …  Huks …  ke- huks… kenapa kau berkata sejahat itu? Huks…” desis minah menatap sungjong dengan tatapan anehnya , sungjong memandang balik, seolah menantang seraya tangan yang dilipat didepan dada.

 

“Aku bukan orang jahat! Aku hanya ingin mengatakan apa yang ingin kukatakan.” Sungjong tersenyum nista. “ aku hanya ingin menyadarkan orang bodoh sepertimu! Kau ingin bunuh diri hanya karena kau di tolak oleh howon sunbae?  dan teman-teman yang kau bilang sahabatmu itu, mengejekmu. Kau tahu, kau itu benar-benar  Bodoh!” umpat sungjong, “apa yang ada didalam pikiranmu? Kau terlalu mengesampingkan logika! Disaat kau mati dengan tidak elitenya disini, orang tuamu! Mereka menangis! Ingat, mereka yang mengeluarkan ribuan tetes air mata hanya untuk mu, mereka merawatmu sejak kecil dan memperjuangkan kehidupanmu hingga kau dewasa seperti sekarang, tidakkah kau merasa menjadi orang bodoh karena menyia-nyiakan perjuangan mereka? Kenapa kau ingin membuang nyawamu begitu mudah, HUH?” mendengar itu, minah menangis semakin kencang, tersirat rasa bersalah yang mendalam dalam tiap butir air matanya.

 

Dalam tangisnya minah berujar “Me-mereka sudah keterlaluan padaku! Aku tak tahan, sungjong-ah! Aku tak masalah jika cintaku ditolak tapi, tapi mereka yang mengaku sebagai sahabatku ternyata seperti serigala berbulu domba! Mereka sangat baik di depanku tapi saat di belakangku, entah kenapa mereka memburuk-burukkanku kemudian menjauhiku, aku merasa sendiri!  Aku tak tahan menjadi orang yang kesepian seperti ini! Huks… huks…” jelas minah panjang lebar. kakinya tak mampu lagi menopang tubuhnya sehingga dia merosot ke lantai yang dingin disana.

 

“Sendiri ? “ sungjong mengulang ucapan minah dengan tapi dalam bentuk pertanyaan “Kau tidak sendiri! Kau hanya terlalu menutup diri dengan orang lain yang kau anggap berbeda dengan tingkatanmu! Bukalah matamu, jangan terlalu angkuh dengan hidupmu sendiri! Mencari Teman tak perlu modal uang, kau hanya perlu memberikan mereka senyummu dan sapa mereka. Apakah itu sulit? Tidak,bukan?”  nada bicara sungjong mulai melembut, sungjong  mendekat pada yeoja itu , sungjong tersenyum kemudian mengulurkan tangan pada si yeoja

 

Minah menyambut uluran tangan sungjong dan secara bersamaan dia memeluk erat tubuh sungjong “sung- huks.. sungjong-ah… huwaaaaa” tangisnya pecah “jadikan aku temanmu lee sungjong, ku mohon” pintanya memelas, masih dalam pelukan.

 

Sungjong mengelus surai rambut yeoja itu layaknya seorang ibu yang mencurahkan kasih sayang sepenuhnya pada anaknya, lalu berkata “kita memang sudah berteman sejak lama,bukan?” sahutnya lembut.

 

 

*FLASBACK OFF*

 

 

Sungjong  menengadahkan wajahnya ke langit biru sebentar ,kemudian menoleh pada myungsoo –kekasihnya- “itu pengalaman yang membuatku tegang, aku takut dia benar-benar akan bunuh diri tapi akhirnya niatnya itu batal” sungjong semakin mengeratkan gandengan tangannya pada myungsoo.

 

“apa kau masih ingat, setelah kau menjadi pahlawan dadakan waktu itu, kau datang padaku kemudian menangis sangat lama dalam pelukanku, aku sangat gugup karena kita dulu masih berstatus sebagai teman. Kau bilang kau sangat mengkhawatirkan dia (minah) padahal kan kalian bukan teman akrab dan selama beberapa kali kau selalu melakuakan hal yang sama. Menolong orang kemudian datang untuk menangis dibahuku” senyum simpul myungsoo merekah ketika mengingat masa yang telah lalu.

 

Layaknya orang yang mendapat sengatan listrik ringan, sungjong tersadar akan hal lain yang masih membuatnya penasaran. Dia  menatap myungsoo dengan mata bulatnya. “myungie! Apa hubungannya pertanyaanku dengan kasus bang minah? Apa kau mau mengalihkan pembicaraan kita tadi, uh?” tuduhnya pada sang kekasih – kim myungsoo-

 

“aniya, kau bertanya kenapa aku mau berpacaran denganmu, ‘kan?” sungjong mengangguki pertanyaan myungsoo. Myungsoo menangkup pipi mulus sungjong, menatap matanya dengan penuh cinta seraya berujar “ sejak saat itu, saat dimana kau memperlihatkan keberanianmu  mataku benar-benar tak bisa berpaling darimu,hatiku sudah terpenjara secara permanen dalam pesonamu.  kau adalah orang yang kuat, dan karena itu aku menyukaimu, aku menyukaimu karena keberanianmu, kau yang tak pernah kenal rasa takut. Kau yang akan tetap berdiri dengan semangatmu, kau yang akan tetap bernafas dengan keyakinanmu dan kau yang akan tetap tersenyum  meskipun hanya dengan hatimu.”

 

Wajah sungjong sekarang seperti kepiting rebus, dia menggigit bibir bawahnya menahan rasa gugup yang datang tiba-tiba. Dia mencoba menundukkan  wajahnya  namun gagal ketika tangan myungsoo beralih posisi. Tangan kanan myungsoo yang memegang dagu sungjong, sedangkan tangan kirinya melekat erat di pinggang ramping sang kekasih.

 

GREP

 

“hei hei..myungie hentikan..” desis sungjong masih mencoba menghindar.

 

“aku sudah menjawab pertanyaan essay darimu, dan kau membenarkan jawabanku, bukan? Kau terlihat merona saat mendengarnya. Jadiii …” myungsoo menggantung kata-katanya “ beri aku hadiaaaah …” myungsoo merengek manja, memajukan bibir sexynya.

 

“kita ada dipinggir jalan myungie … banyak orang yang lalu lalang” sungjong berujar memelas.

 

“Biar saja, biarkan orang-orang tahu bahwa kira pacaran. Ayolah …  sungjongieee” lagi, rengekan bak anak kecil meminta dibelikan permen. Burung-burung kecil yang terbang dilangit biru pun mungkin akan tertawa geli jika mendengar rengekan sang namja elang yang manja ini.

 

sungjong masih keukeuh berusaha melepaskan diri dari terkaman sang elang “shiroo … aku pasti akan sangat malu.” Ungkapnya. Tangan myungsoo makin erat memeluk sungjong ” Myungie …” melas sungjong.

“arrasseo… kalau begitu, biarkan aku memelukmu sebentar” pintanya lembut. Sungjong yang sudah mengenal sifat kekasihnya  yang keras kepala membuat dia akhirnya menyerah untuk memberikan perlawanan. ‘Lagipula ini hanya sebuah pelukan’ innernya

 

Tak lama setelah itu, tautan badan  mereka terlepas, myungsoo tersenyum dan berujar, “sungjongie, kau seperti tokoh palawan. kau bisa menjadi kaki untuk mereka saat mereka tak bisa berjalan,kau bisa menjadi oksigen untuk mereka disaat mereka memerlukannya, kau bisa menyinari mereka dengan cahayamu disaat mereka merasakan kelamnya dunia. Dan sekarang, aku menuntut giliranku, aku menuntut sepenuhnya hakku sebagai kekasihmu. Aku ingin kau selalu berada disampingku, menjadi sinar hidupku. Hanya untukku!  Tak kurang dan tak lebih. Hanya itu! Dan juga, kau tak perlu melakukan hal yang sama padaku seperti apa yang telah kau lakukan pada mereka. Karena …” myungsoo menarik nafas sejenak “ karena akulah yang akan melakukannya terlebih dahulu untukmu. Akulah yang akan melindungimu”

 

 

TES TES TES

 

 

Butiran bening tak mampu lagi ditahan oleh sungjong, memiliki kekasih yang begitu mencintainya adalah hal yang patut di syukuri. Cinta kasih dua sejoli yang sangat besar sehingga dapat menghapuskan kelamnya hati masing-masing dari mereka. Cinta, Harapan dan impian yang mereka rangkai bersama akan membentuk kebahagiaan yang tiada tara.

 

END

 

…. HAPPY ANNIVERSARY KIM MYUNGSOO AND LEE SUNGJONG, LONGLAST ….

 

 

 

YOSHA!! Gimana? Gaje kah?

 Semoga dari ffyang gaje ini teman-teman sekalian dapat menangkap beberapa makna yang saya masukkan dalam ceritanya. Yakni tentang cinta ,pertemanan Dan tentang kasih sayang orang tua terhadap kita. Cinta adalah ketika kau saling berbagi kasih sayang kepada pasangan tulang rusukmu.  Dan Teman adalah makhluk bernyawa yang sangat kau perlukan untuk tempat berbagi cerita senang dan sedih dalam keseharianmu. Dan orang tua,jangan pernah lupakan mereka. jika kau merapsa putus asa terhadap hidupmu, ingatlah mereka. Ingat bagaimana mereka menyemangatimu dan dengan eperti itu kau bisa bangkit dari keputusasaanmu. Orang tua adalah sosok yang paling pertama memberikan senyuman padamu, menciummu dan memelukmu dengan cinta kasihnya. Hargailah mereka dan cintailah mereka.

Walaupun ff saya ini ga nyambung sama anniv. Myungjong yang mungkin seharusnya ceritanya sangat manis dan romantis tapi saya berharap kalian senang dengan ffnya. Wakss..

Sekian cuap-cuap saya. Terima kasih… sayonara..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 26, 2014 in FF Myungjong

 

Two Different Tears – Chapter 3

 

 

 

Tittle : Two Different Tears

 

By : SvanillaYun

 

Cast : Kim Yesung, Cho Kyuhyun, Choi Siwon and other cast

 

Disclameir : Semua pemain disini milik Tuhan YME, Orang Tuamereka dan Author kkkkk

 

Warning : Geje, GS Typos dimana-mana.

 

 

 

 

Cahpter 3

Read the rest of this entry »

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 11, 2014 in News Update

 

Tag:

Two Different Tears – Chapter 2 (GS)


Tittle : Two Different Tears

Cast/pairing : Yewon, kiwook.   Broken Kyusung

Genre : Romance, drama, hurt, family genderswicth.

Rating : T

Length : Chaptered


 

.

.

.

“Selamat atas  pertunangan kalian, Tuan Cho, Dokter Kim”.

“Selamat ! Wah kau terlihat cantik sekali Dokter Kim, selamat semoga kalian bahagia!”

Ucapan selamat itu silih berganti di lontarkan dari setiap para tamu yang hadir, pada sebuah pesta pertunangan yang mewah dan megah. Ratusan orang datang silih berganti ke sebuah bangunan mewah, tempat dimana pesta itu berlangsung, pesta pertunangan Cho Kyuhyun dan Dokter muda Kim Yesung.

Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 10, 2014 in News Update

 

Tag:

Two Different Tears – Chapter 1 (GS)

Tittle : Two Different Tears

Cast : Kim Yesung, Choi Siwon, Cho Kyuhyun and other cast

Pair : YeWon slight Kyusung, KiWook.

Genre. : Romance, Drama, & sedikit Angst

Lenght. : Chaptered

Rating. : T
Disclameir : Semua pemain disini milik Tuhan YME, Orang Tua mereka dan Author kkkkk

Warning : Geje,genderswitch Typos dimana-mana.

 

 

 

 

.

.

. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 10, 2014 in News Update

 

Tag:

Silent – One Shoot

Tittle : Silent

 

By : raffbear

 

Cast : Lee sungjong, Kim Myungsoo, and other cast

 

Pair : MyunJong/LSung is Main Pair!

 

Disclameir : Cast milik diri mereka masing-masing, cerita dan Sunggyu milik saya 
Warning : Geje, Yaoi, Typos dimana-mana. Ini ff OS yang hadir ditengah keisengan saya yang harus nya menyelesaikan ff yg lain. Adapun kesamaan tokoh dan cerita itu tak di sengaja. Selamat membaca~

 

 

 

*Terdapat beberapa kata cukup kasar di dalamnya, mohon maaf*
Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 28, 2014 in News Update

 

Tag:

Sampingan

tumblr_mq0yqdmK3n1qizuuho1_500

 

Want You

Sebelumnya, ff ini repost dari FB ku https://www.facebook.com/kimel.jong
nama pena saya : Jongie
happy reading~ keep your support for our fanfic. RCL and manhi manhi saranghae juseyo~ ^^

 

MYUNGJONG ft Infinite member

Rate M

 

Want You

 

“Hoya hyung kajja kita makan”

apa-apa an dia? masa hanya mengajak hoya.

“ne jongie~a kajja”

mereka berdua selalu saja membuat ku jengkel, terutama kau Lee sungjong

 

#Meja makan#

“hyung ini telur mu, kau harus makan banyak, agar kau kuat menari seharian hehe”

mwo? lihat apa yang di lakukannya, ish menjijikan

“ne jongie~a”

“Ya ! lee sungjong. kenapa kau hanya peduli pada hoya?” celetuk gyu

“karena hoya adalah hyung ku, dan kau hanya seperti tuan muda yang selalu saja menyuruh ku ini itu”

“hahhaha” semua tertawa dan aku? tidak . tidak akan pernah tertawa, bagaimana mau tertawa jika hati ku sakit seperti ini, ah maksud ku jengkel , ya maksud ku jengkel

setelah selesai makan, semua member berkumpul di runag tamu kecuali mereka berdua yang sedang bermain game di dalam kamar

“L kau cemburu kan melihatnya selalu dengan hoya?” bisik woohyun di telinga kiri ku

Read the rest of this entry »

Want You 1

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 21, 2014 in FF Myungjong

 

Tag: , , , , , , ,

Diproteksi: Choose – Chapter 3

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

 
Masukkan password Anda untuk melihat komentar.

Ditulis oleh pada Mei 21, 2014 in FF Myungjong